Developing a report of newspaper research about labor issues

Home work for April 8, 2009

Choose a topic below:

1. Analysis of the role of labor as a resource in building economic.

2. Recognizing government’s role from what they have done to improve labor skills and welfare.

Collect all news from newspaper issued along this week about your topic by photocopying those news.

Highlight the important sentences or paragraphs that can help you make the report.

Make a report in form of essay in at least 300 words to explain your topic based on your finding from newspaper.

Submit your report together with the photocopied articles.

Have a nice project,


Tenaga Kerja

Definisi

Tenaga kerja (manpower) adalah seluruh penduduk dalam usia kerja (berusia 15 tahun atau lebih) yang potensial dapat memproduksi barang dan jasa. Sebelum tahun 2000, Indonesia menggunakan patokan seluruh penduduk berusia 10 tahun ke atas (lihat hasil Sensus Penduduk 1971, 1980 dan 1990). Namun sejak Sensus Penduduk 2000 dan sesuai dengan ketentuan internasional, tenaga kerja adalah penduduk yang berusia 15 tahun atau lebih.

Fungsi

  1. Sebagai faktor produksi yang ikut menentukan keberhasilan produksi,
  2. Sebagai mitra usaha bagi pengusaha.

Cara Menghitung

Penghitungan jumlah tenaga kerja dapat dilakukan dengan menjumlahkan seluruh penduduk usia kerja (15 tahun keatas) dalam suatu negara. Angka tersebut biasanya didapatkan dari Sensus Penduduk. Sedangkan persentase tenaga kerja dalam satu negara dapat dihitung dengan membandingkan antara jumlah penduduk usia kerja dengan total jumlah penduduk.

Rumus

Jumlah Tenaga Kerja = Penduduk usia 15 + Penduduk usia 16 + Penduduk usia 17 + …dst

% Tenaga Kerja = (Jumlah Penduduk usia 15 tahun atau lebih / Jumlah Penduduk) x100

Penggolongan tenaga kerja

Penduduk usia kerja dibagi menjadi dua golongan yaitu yang termasuk angkatan kerja dan yang termasuk bukan angkatan kerja. Angkatan kerja sendiri terdiri dari mereka yang aktif bekerja dan mereka yang sedang mencari pekerjaan. Mereka yang terakhir itulah yang dinamakan sebagai pengangguran terbuka. Sedangkan yang termasuk dalam kelompok bukan angkatan kerja adalah mereka yang masih bersekolah, ibu rumah tangga, pensiunan dan lain-lain.

Interpretasi

Semakin besar jumlah tenaga kerja dalam satu negara maka semakin besar penawaran tenaga kerjanya. Apabila hal ini tidak diikuti dengan peningkatan permintaan tenaga kerja (kesempatan kerja), maka pengangguran akan terjadi. Di samping itu, semakin besar jumlah tenaga kerja maka semakin besar kapasitas penduduk usia kerja untuk menopang penduduk usia tidak produktif. Sehingga nilai rasio ketergantungan akan cenderung menurun. Namun semua ini memerlukan jumlah kesempatan kerja yang mencukupi.

Angkatan Kerja

Definisi

Angkatan kerja (labour force) adalah seluruh penduduk dalam usia kerja (berusia 15 tahun atau lebih) yang produktif, yakni memproduksi barang dan jasa dalam kurun waktu tertentu, baik aktif dalam kegiatan produksi ataupun tidak. Mereka itu terdiri dari golongan yang bekerja (employed) dan golongan penganggur serta pencari kerja (keduanya disebut unemployed).

Golongan yang bekerja (employed) terbagi dua, yakni yang bekerja penuh (fully employed) dan yang setengah menganggur (under employed). Golongan yang bekerja adalah mereka yang melakukan pekerjaan atau bekerja untuk memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan dan tidak terputus. Dan golongan setengah menganggur atau disebut pula pengangguran tidak kentara adalah mereka yang bekerja bersama dalam lapangan pekerjaan di bawah kemampuan intelektualnya.

Cara Menghitung

Penghitungan angkatan kerja dilakukan dengan membandingkan antara jumlah penduduk yang termasuk dalam angkatan kerja dengan jumlah penduduk yang termasuk dalam usia kerja. Data sebagai dasar penghitungan indikator ini bisa didapatkan dari Sensus Penduduk (SP), Survey Sosial dan Ekonomi Nasional (Susenas), dan Survey Ketenagakerjaan Nasional (Sakernas).